Keunggulan Sekolah

School Excellence

Pendataan Alumni

Forum Alumni

Materi Pelajaran

Ekstrakulikuler

Format Laporan Kunjungan Industri SMK Kusuma Bangsa Bogor

TEKNIK DAN TATA CARA PENULISAN LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI

  1. Jenis dan Ukuran Kertas : Bahan meliputi bahan untuk : naskah dan sampul
  2. Naskah : Naskah diketik pada kertas HVS 80 gram dengan ukuran A4 (+ 210 mm x 297 mm) dan tidak bolak-balik.
  3. Sampul : Sampul di soft cover berwarna putih. Tulisan yang tercetak pada sampul dapat dilihat pada lampiran.
  4. Pengetikan
  • Jenis Huruf : Naskah diketik dengan jenis huruf Times New Roman, dengan font 12 (font size), dan seluruh naskah harus dipakai jenis huruf yang sama.
  • Untuk tujuan tertentu seperti kata asing dengan penekanan dapat ditulis dengan huruf miring.
  • Jarak Baris : Jarak antara dua baris dibuat 1,5 spasi, kecuali judul tabel atau gambar yang lebih dari satu baris, dan daftar pustaka diketik dengan jarak 1 (satu) spasi.
  • Jarak antara judul bab dengan sub judul bab dibuat 3 spasi. Jarak antara akhir alinea dengan anak sub judul bab dibuat 3 spasi.
  • Batas Tepi : Batas pengetikan ditinjau dari tepi kertas, diatur sebagai berikut: 1) tepi atas : 4 cm, 2) tepi bawah : 3 cm, 3) tepi kiri : 4 cm, 4) tepi kanan : 3 cm.
  1. Alinea Baru : Pengetikan alinea baru dimulai pada ketukan ke-7 dari batas tepi kiri.
  • Penulisan Bab dan Sub Bab
  • Judul bab ditulis dengan huruf besar (kapital) semua dan diatur supaya simetris di tengah tanpa diakhiri dengan titik. Sedangkan nomor bab ditulis sebelum judul bab diatur simetris di tengah.
  • Sub judul bab didahului dengan nomor sub judul bab diketik mulai dari tepi kiri,
  • selanjutnya semua kata didahului dengan huruf kapital, kecuali kata penghubung dan kata depan, diakhiri tanpa titik. Kalimat pertama sesudah sub judul bab dimulai dengan alenia baru diketik mulai dari ketukkan ke-7.
  • Anak sub judul bab didahului dengan nomor anak sub judul bab diketik nilai pada ketukkan ke-6 dari batas kiri, hanya kata pertama yang didahului dengan huruf kapital, dan diakhiri tanpa titik.
  1. Perincian ke bawah : Jika pada penulisan naskah ada perincian yang harus disusun ke bawah, pakailah nomor urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat perinciannya. Penggunaan garis penghubung atau simbol lain yang ditempatkan didepan perincian tidak dibenarkan.
  2. Letak Simetris: Pengetikan judul bab, judul gambar, judul tabel dan daftarnya, persamaan (rumus) diletakkan simetris di tengah, artinya jarak kiri dan kanan sama.
  3. Penomoran : Bagian ini dibagi menjadi penomoran halaman, bab, sub bab, anak sub bab, tabel,gambar dan persamaan (rumus).
  1. Nomor Halaman
  2. Bagian awalLapora n Kunjungan Industri mulai dari halaman pengesahan sampai dengan halaman daftar isi diberi nomor halaman dengan angka romawi keci ditempatkan ditengah bawah. Misal : i, ii, iii, iv, v dan seterusnya.
  3. Bagian utama sampai dengan bagian akhir Laporan Kunjungan Industri, nomohalaman menggunakan angka arab. Misalnya : 1, 2, 3 dan seterusnya.
  4. Nomor halaman ditempatkan disebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul bab pada bagian atas halaman tersebut nomor halaman diletakkan di tengah bawah. Nomor halaman diketik dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas atau bawah.
  5. Penomoran bab, Sub Bab dan Anak Sub Bab : Penomoran yang digunakan adalah penomoran dengan angka Romawi
  6. Nomor Bab Nomor bab diletakkan di atas judul bab, ditulis simetris di tengah (rata kanan dan kiri) dengan angka Romawi besar dan didahului dengan tulisan BAB. Misalnya : BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV dan seterusnya.
  7. Nomor Sub Bab Nomor sub bab diletakkan sebelum judul sub bab mulai dari tepi kiri dengan angka Arab. Urutan ini dinyatakan dengan huruf besar. Misalnya : A. Judul Sub Bab.
  8. Nomor Anak Sub bab Nomor anak sub bab diletakkan sebelum judul anak sub bab mulai dari ketukkan ke-7 dari tepi kiri dengan angka Arab.
  1. Misalnya : 1. Judul Anak Sub Bab Contoh tentang penomoran bab, sub bab, anak sub bab dapat dilihat pada contoh daftar isi pada lampiran.

Contoh : Sistem penomoran dengan angka romawi sebagai berikut: Bagi yang menggunakan penomoran dengan angka Romawi, maka bab diberi nomor seperti : BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, sedangkan sub-sub dengan bagian bab selanjutnya diberi nomor dengan sistem kombinasi antara huruf latin dengan angka Arab seperti contoh berikut :

CONTOH PEMBUATAN LAPORAN

Penyusunan Laporan Kegiatan Kunjungan Industri berpedoman pada sistematika sebagai berikut:

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN

MOTTO

PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Kegiatan
  2. n Kegiatan
  3. Waktu dan Tempat
  4. Metode dan Teknik Penulisan Laporan

BAB II URAIAN UMUM

PT Tomkins

  1. Sejarah
  2. Diskripsi Tempat
  3. Produk

Floating Market Lembang

  1. Sejarah
  2. Diskripsi Tempat
  3. Produk

BAB III PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Kesan
  3. Saran

LAMPIRAN (dapat berupa foto, gambar, denah dsb)

2 Comments:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Team PPDB SMK Kusuma Bangsa Bogor siap membantu Anda, silahkan Hubungi kami segera :-)